You are currently viewing Pria dengan Disabilitas Ini Berhasil Melalui Tantangan Mendayung Sejauh 174 KM

Pria dengan Disabilitas Ini Berhasil Melalui Tantangan Mendayung Sejauh 174 KM

  • Post category:Berita

Seorang pria dengan disabilitas telah menyelesaikan tantangan amal berdayung sepanjang 108 mil (174 km) di sepanjang Sungai Thames.

John Willis melakukan perjalanan selama delapan hari tanpa kaki palsu untuk meningkatkan kesadaran inklusi dalam olahraga.

Relawan, dari pendayung juara dunia hingga pemula, bergabung dengannya di kayaknya untuk berbagai tahapan perjalanan.

Willis menggambarkan pencapaian itu sebagai “pengalaman yang benar-benar luar biasa” untuk menandai peringatan 10 tahun amalnya.

Tantangan dimulai pada 23 Juli di Cricklade, Wiltshire, dan berakhir pada 30 Juli di Eton, Berkshire.

Meski tidak memiliki lengan dan kaki, Willis ditemani pendukungnya di atas kayak, dia membantunya mendayung Berkshire, Buckinghamshire dan Oxfordshire.

Willis melakukan perjalanannya tanpa bantuan prostetik, menggunakan cincin yang dipasang pada dayung, yang diputar dengan sikunya untuk menciptakan hambatan dan tarikan.

Willis pun mengatakan para relawan telah “menjaga semangat saya sampai akhir”.

“Saya melakukan tantangan mendayung sejauh 174 km untuk mengumpulkan uang untuk Power2Inspire. Itu merupakan badan amal yang dia dirikan 10 tahun lalu untuk acara olahraga yang inklusif dan dapat diakses,” katanya, dikutip BBC, Minggu (6/8/2023).

Selain itu, tujuan Tuan Willis adalah untuk menginspirasi orang bahwa orang yang tidak memiliki lengan dan kaki sempurna sepertinya juga bisa ikut mendayung dan tidak hanya duduk di bangku cadangan. Dengan demikian, dia berupaya meningkatkan kesadaran akan inklusivitas dalam olahraga.

Keterlibatan Berbagai Pihak untuk Mendukung Willis

Pada tantangan ‘108’ tersebut, Willis meminta sekolah, badan amal, panti jompo, bisnis, dan masyarakat untuk terlibat dengan penyelesaian aktivitas apa pun yang mencapai 108 guna menggalang dana penting untuk Power2Inspire.

Willis mengatakan, “Saya bergabung dengan beberapa orang yang luar biasa, termasuk armada dari berbagai kano dan klub dayung di seluruh rute – dukungan mereka beragam.

“Saya tidak bisa mengatakan itu adalah tantangan yang mudah – jauh dari itu.

Ada bagian di mana saya tidak yakin dapat melanjutkan secara fisik – tetapi dengan sukarelawan kami yang luar biasa meningkatkan moral saya – saya berhasil, dan saya sangat bangga,” ujarnya.

Source: Liputan6.com

Leave a Reply