You are currently viewing 594 Penyandang Disabilitas di Malang Pecahkan Rekor MURI Membatik Bersama

594 Penyandang Disabilitas di Malang Pecahkan Rekor MURI Membatik Bersama

  • Post category:Berita

Hari Batik Nasional jatuh setiap 2 Oktober. Tahun ini, peringatan hari batik di Malang, Jawa Timur, cukup spesial lantaran diikuti pula oleh ratusan penyandang disabilitas.

Di hari batik ini, 594 penyandang disabilitas berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI dengan membuat batik ciprat yang berkolaborasi dengan pengusaha batik lokal Rumah Kinasih.

Founder Rumah Kinasih Kabupaten Blitar, Edy Cahyono, bersyukur penyelenggaraan untuk mendapatkan rekor MURI telah berjalan dengan baik tanpa kendala yang berarti.

Menurut pria yang akrab disapa Edy, selain untuk memperingati Hari Batik Nasional, kegiatan membatik ciprat ini juga dilaksanakan dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-77 TNI dan juga Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

“Kegiatan tersebut adalah hasil kolaborasi dari tiga pilar Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, Pemkot Kota Malang, dan pastinya yayasan Bhakti Kinasih Mandiri atau Batik Rumah Kinasih Kabupaten Blitar,” kata Edy mengutip keterangan pers yang diterima Disabilitas Liputan6.com, Senin (3/10/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain untuk pemecahan rekor MURI, hasil dari batik ciprat ini juga akan dilelang dan hasilnya untuk pemberdayaan disabilitas.

“Pemberdayaan disabilitas di bidang ekonomi dan wirausaha sangat penting untuk memperkuat posisi mereka di masyarakat, sekaligus untuk menghapus stigma negatif disabilitas dengan karya yang membanggakan,” tambah Edy.

Edy juga berpesan kepada pemerintah, Komisi Nasional Disabilitas (KND), swasta, dan masyarakat untuk saling menjalin kolaborasi demi mewujudkan inklusi sosial di tengah masyarakat.

Source: Liputan 6

Leave a Reply