You are currently viewing 4 Pertolongan Pertama Kepada Penyandang Disabilitas Baru

4 Pertolongan Pertama Kepada Penyandang Disabilitas Baru

  • Post category:Artikel

Setiap penyandang disabilitas memiliki latar belakang disabilitas yang berbeda. Ada yang memiliki kebutuhan khusus sejak lahir, ada pula saat anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Ada beberapa kondisi seseorang yang dapat mengakibatkan difabel misalnya dikarenakan sakit, kecelakaan, proses penuaan, dan genetik. Dalam menghadapi situasi tersebut perlu adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat terutama pemerintah.

Mengutip laman Forbes, Selasa 19 April 2022, Disability Advisor Andrew Poulrang menjelaskan terdapat empat pertolongan yang dibutuhkan bagi penyandang disabilitas baru, yaitu pertama yang paling dibutuhkan oleh penyandang disabilitas baru adalah :

  • INFORMASI

Informasi ini mencakup informasi medis dan praktis tentang disabilitas, pengetahuan dasar soal manfaat, layanan dukungan, dan kebijakan tentang hak disabilitas. Sebagian penyandang disabilitas tidak sekadar mencari informasi, melainkan mempertimbangkan faktor akurasi, kebaruan, dan bias tidaknya informasi tersebut. Singkat kata, difabel membutuhkan informasi yang dapat dipercaya.

  • SARAN DAN NASIHAT

Penyandang disabilitas membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar daftar program dan konsultan, baik lewat lembaga atau langsung ke terapis. Mereka juga mendambakan pengarahan dan dukungan dari orang-orang yang kredibel dalam urusan disabilitas.

Pada saat yang sama, sebagian penyandang disabilitas juga memiliki resistensi terhadap nasihat yang berlebihan, terutama jika nasihat itu disampaikan dengan mengintimidasi dan agresif. Penyandang disabilitas menginginkan nasihat dan perspektif, bukan kuliah atau tuntutan yang merendahkan atau tidak diminta.

  • PEMBELAAN DAN ADVOKASI

Penyandang disabilitas baru tidak hanya membutuhkan teman untuk sekadar berkeluh kesah tentang kondisi fisik dan mental mereka. Difabel membutuhkan rekan yang dapat memberi solusi atas berbagai masalah baru sesuai dengan kondisi mereka.

Sebab itu, saran dan sudut pandang dari orang lain dapat memberikan pencerahan bagi difabel terhadap berbagai tantangan baru yang akan mereka hadapi. Penyandang disabilitas juga membutuhkan seseorang yang dapat membantu mempelajari keterampilan advokasi supaya mereka lebih mandiri dan mampu memperjuangkan kebutuhannya.

  • PEMBERDAYAAN EKONOMI

Salah satu kondisi tersulit yang dihadapi penyandang disabilitas baru adalah kehilangan pekerjaan. Mereka kesulitan mencari nafkah dan banyak orang menyangsikan kemampuannya. Persoalan ini kian berat apabila penyandang disabilitas baru tersebut memiliki anggota keluarga yang bergantung kepadanya. Jadi, kebutuhannya bukan hanya aksesibilitas, namun juga kesempatan bekerja.

(Source : Tempo.co)

Leave a Reply